Eramuslim

Minggu, 16 Mei 2021

Palestina wajib dibela, tapi bagaimana dengan cara hamas?

 Saya perhatikan semua membela kemerdekaan Palestina.

Hanya

Diskusi mengarah pada lain persoalan, diantaranya adalah menilai langkah perlawanan hamas, sebutan Israel dan yahudi,  eksistensi negara Israel dan campur tangan Syi'ah. 


Ini nyata.

Banyak orang dari berbagai kalangan yang menilai hamas itu NASYRUL FAWDH WAL IRHAB (menyebarkan kekacauan dan teror).


Kalau saya sendiri menyebutkan perlawanan atas kesewenangan Israel di kawasan Yerusalem Timur itu perlu perhitungan yang benar agar tidak menambahkan kekacauan yang besar. Hamas bukan teroris seperti yang di katakan oleh beberapa orang.

Selain Hamas ada JIHAD ISLAM dengan sayap militernya bernama SARAYA AL-QUDS.

Saraya Al-Quds ini Sunni tetapi gerakan kemiliterannya belajar dari Syi'ah hizbullah dan mendapat bantuan dari iran,alasan mengapa paramilitary Sunni Palestina itu mendapat sokongan dari Iran bukan dari negara2 Arab dikarenakan negara2 Arab modern pro solusi damai. Berbeda dengan Iran yang memilih revolusi Syi'ah dengan adu militer. Disini ada pertemuan misi tumpas Israel dengan cara militer antara Iran-hizbullah dan paramilitary palestina. Sekaligus ini adalah cara licik Iran atau Syi'ah yang mendorong militan sunni  Palestina untuk terus berkonflik sementara Iran duduk duduk.


Namun kabar menyebutkan Iran menghentikan bantuannya kepada jihad al-Islami dikarenakan jihad al-Islami atau Saraya Al-Quds netral terhadap syiah houtsi pemberontak Yaman.

Itulah sebabnya negara2 Arab yang modern tidak simpati pada paramilitary hamas dan jihad Islami Palestina bahkan sampai ada yang terang terangan menilai langkah kedua militansi itu sebagai bentuk teror.


Kembali ke hamas. 

Kalau saya lihat, serangan2 Israel ltu dilancarkan ke kawasan Gaza yang menjadi basis perlawanan. 

Kemampuan yang tidak seimbang seharusnya dapat ditahan.

Jangankan hanya brigade al-qasam, negara2 muslim yang telah maju dan canggih peralatan perangnya saja masih menahan amarahnya karena ada perhitungan strategi dan atau memilih jalan lain agar tidak memperburuk situasi.

Ummat islam telah mengikuti Romawi melenyapkan model imperium dan bersedia duduk di satu ruang diskusi Perserikatan antara bangsa / PBB menjadi negara modern.

Oleh sebab itu, jika konfrontasi militer dipilih oleh negara2 muslim yang telah menjadi bagian anggota dalam rangka memerangi Israel tanpa melihat fakta dilapangan maka kebijakan militer negara2 muslim akan menularkan perang, dunia berperang antara pro dan kontra terhadap eksistensi negara israel.

Ini menyulitkan karena muslimin telah loyal dibawah kepemimpinan kafirin. Belum lagi selesai perang saudara. Berat masalah ummat nabi terakhir itu wahai saudara.. 


Karena perlawanan Hamas yg menambah penderitaan maka muncul seruan agar masyarakat Palestina meninggalkan tanahnya.

Seruan ini tidak sepenuhnya salah juga tidak sepenuhnya benar. Ini depresi akibat puluhan tahun salah strategi yang menciptakan kekacauannya sendiri.


Sebab demikian, pemerintah negara2 Arab Sunni dan non Arab enggan menjual senjata ke hamas dan satu lagi kepada jihad Islami Palestina.


Masalah Palestina dan kedegilan israel memang PR paling besar dan panjang yang harus dikerjakan dengan sabar teliti mencari solusi terbaik dan penuh pertimbangan dan perhitungan.

Jumat, 07 Mei 2021

Nabi mengkafirkan ummatnya, apa maksudnya.

 Dibilang kafir.... Neraka...

Jangan menyalahkan yg bilang dulu.


Nih saya kasih maksudnya


Kalau ada yg mengkafirkan anda itu bukan mengkafirkan secara total dan mutlaq. 


Nabi sering tegas mengatakan kafir dan neraka kepada ummatnya.


Ucapan kafir dan neraka itu

Hanya peringatan dan ancaman agar tidak mengikuti kekufuran orang kafir. Agar muslim menjaga ucapannya dan perbuatannya dari kekufuran, ini tentang sifat bukan dzat. 


Nabi bilang, siapa yang tidak melakukan shalat witir maka dia tidak termasuk golonganku,siapa yang tidak menganut sunnahku maka dia bukan bagian golonganku.

Siapa yang sengaja meninggalkan shalat jum'at 3x berturut-turut maka ia kafir.

PADAHAL MEREKA SEMUA ITU MUSLIM tapi di kafirkan di nerakakan tak diakui sebagai golongan nabi. 


Saya kadang bilang setan kepada anak2 bahkan pada diri saya sendiri.

Sampeyan artikan apa?

Apa iya setan beneran.

Ini TANBIH mengingatkan dan menyadarkan. 


Anda2 perlu longgarkan pikiran baik anda yang mengucapkan seperti ucapan rasulullah maupun anda yang kena sasaran ucapan.


ITULAH YANG DISEBUT TAHDID/TAKHWIF, INDZAR

HANYA UCAPAN ANCAMAN & PERINGATAN tidak LEBIH DARI ITU.

Selasa, 16 Februari 2021

Surga untuk orang-orang yang beriman lembut atau tegas

 Perkiraanmu tidak pasti benarnya.
Seseorang yang keras dan kasar bicaranya atas kezhaliman pemerintah atau seluruh bentuk kepemimpinan karena sudah sangat sakit hatinya menyentuh isi kepalanya dan mengalir sampai lisan, perhatiannya kepada agama dan ummat sangat tinggi.

Anda sangka dia buruk,dia anjing neraka.
Anda salah sangka.

Surga pula bukan hanya tempat bagi orang2 yg menyendiri,sibuk dzikir,berhalaqah,belajar thaharah dan kaifiyah2 ibadah yang hanya furu.
Mementingkan diri
Tidak konsen dan tidak terlalu memiliki attensi pada perkara ummat.

Keras dan kalem bagi orang yang beriman kepada Allah, peduli ummat, menolong agamanya adalah surga balasannya.

Belajarlah kita menghargai multidimensional dan karakter ulama,ustadz,shalihin', amilin.

Vonismu terlalu jauh.
Vonis surga neraka bagi penda'wah dan penyampai risalah adala basyiran wa nadziran (hiburan dan peringatan), bukan vonis kepastian.
Jangan jadi Tuhan kalau bukan tuhan.

Kenalilah kelompok Islam yang berbeda

Sebelum anda percaya salafi bicara tentang lobang2 tikus syi'ah yang jadi pintu masuknya kedalam organisasi besar.
Saya tidak ragukan bicaranya salafi.
Karena itu anda sebut saya sudah jadi salafi.

Ketika anda belum mengenal pemikiran2 dan kritikan2 excellent dari HIZBUT TAHRIR, saya tidak ragu da'wah ideologinya.
Karena itu anda katakan saya sudah jadi HTI.

Ketika engkau masih dengar PKs adalah eksklusif varian salafi/wahabi bukan NU, di sponsori kaum kafir, dsb.
Saya tidak pernah sinis. Karenanya anda sebut saya jadi PKs.

Ketika itu santer pergunjingan perihal Muhammadiyah shalat tanpa wudhu,hobi ibadah yang ringan,malas dzikir,tak bermadzhab.
Saya sudah yaqin Muhammadiyah itu paling pintar.
Dan anda katakan saya jadi Muhammadiyah.

Terimakasih kepada para kyai dan guru ngajiku yang ndeso,panjenengan adalah orang-orang yang nerimo sabar dan ikhlas.
Luar biasa.

Rabu, 10 Februari 2021

Ummat islam haram menikah dengan orang non muslim adalah haram ma'nawi karena illat aqidah.

 Dunia semakin campur aduk.
Sampai pernikahan beda agama marak.
Saya sependapat dilarangnya nikah beda agama karena ada beberapa dalil yang tegas, tetapi saya memiliki pandangan yang berbeda.

Dari Mesir, ada perbedaan pendapat antara Dr. Aminah nashir vs para ulama ifta'.

Aminah nashir membolehkan wanita muslimah dinikahi lelaki bukan islam.
Sedangkan ulama ifta' melarangnya sebagaimana pendapat para ulama salaf berdasarkan ayat2 larangan.
وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّى يُؤْمِنُوا وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُولَئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ وَيُبَيِّنُ آَيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ} [البقرة:221

"... Sungguh lelaki budak yang mu'min itu lebih baik daripada lelaki musyrik walau ia menarik.."

لا هن حل لهم ولا هم يحلون لهن
"wanita muslimah tidak halal bagi mereka dan lelaki musyrik tidak halal mereka (muslimah)".

Ayat ini juga melarang pernikahan pria muslim dengan wanita musyrik ahli kitab.

Larangan pria muslim menikahi wanita musyrik juga terdapat pada ayat lanjutan dalil nash yang atas " ولأمة مؤمنة خير من مشاركة ولو أعجبتكم"
" sungguh budak wanita mu'minah itu lebih baik daripada musyrikah walau ia menarik olehmu".

Saya sefaham dengan Dr. Aminah nashir pada poin2 persepsi falsafahnya tetapi membolehkan dengan sangat longgar saya tidak sepakat.tetapi mungkin maksudnya sama.
Menurutnya keharaman itu hanya ta'lil alasan aqidah yang bisa merusak mata rantai anak turunnya,dia menambahkan anak2 dari perkawinan beda agama itu semestinya ikut agama bapaknya.

Didalam ilmu ushul fiqh, haram itu ada hissi dan ada ma'nawi.

Islam melarang ummat dari fawahisy wal munkarat baik zhahirnya dan bathinnya.
Fahsya wal munkar zhahir inilah yang disebut HISSI seperti minuman keras, judi,memukul, membunuh,dst.
Adapun fahsya wal munkar bathin itu disebut HARAM MA'NAWI seperti dusta,khianat,membangkang, dll.

Jika kita perhatikan turunnya ayat larangan nikah dengan kafir/kafirah atau musyrik adalah seperti yang disebut didalam ayat teratas.
أولئك يدعون إلى النار والله يدعوا إلى الجنة والمغفرة
"mereka (lelaki musyrik) mengajak ke neraka dan Allah menyeru ke surga dan ampunan".
Ayat ini menjadi argumen alasan terlarangnya yakni HARAM MA'NAWI.
Setelah itu Rasulullah memisahkan putrinya yaitu ZAINAB dari suaminya yang musyrik bernama Abu al-ash.
Yang mana Suami zainab yang menjadi menantu rasulullah itu pernah ikut berperang melawan pasukan muslim.
Karena itu muncul ayat larangan padahal sebelumnya tidak pernah terlarang.

Sejatinya,manusia memang harus menikah dengan manusia asal bukan menikah dengan yang masih mahram walau seagama.

Ketahuilah, bahwa haram ma'nawi dalam pernikahan dengan kafir/kafirah ini apabila terlanjur dilakukannya maka tidak dihukumi zina.
Tetapi LARANGANNYA TEGAS.

*Nur s

Sabtu, 30 Januari 2021

Masyarakat makkah dan masyarakat yatsrib itu seperti di desa dan kota

Karakter masyarakat makkah berbeda dengan karakter masyarakat yatsrib (madinah).

Masyarakat Makkah awalnya terkenal kaku serampangan tidak menerima pembaharuan.
Rasulullah sampai diburu dan terusir oleh orang-orang terdekatnya.

Sedangkan masyarakat yatsrib adalah masyarakat yang majemuk/beragam yang ia ditinggali oleh beberapa suku dan beberapa agama.
Dari yatsrib tersiar kabar bahwa di makkah muncul seorang yang benar dan membawa kebenaran,berdasarkan kitab perjanjian lama yang mengabarkan akan kemunculan nabi maka beberapa penganut nasrani yatsrib diutus  agar berangkat ke makkah untuk memastikan kebenaran lahirnya seorang nabi.
Beberapa kali utusan diberangkatkan ke makkah dan bertemu dengan rasulullah Muhammad bin Abdullah yang dimaksud, setiap kembali di yatsrib mereka membenarkan kenabiannya dan semakin menambah pemeluk islam disana.
Oleh sebab itu ketika sang nabi berencana untuk hijrah di yatsrib maka masyarakat yatsrib yang beragama nasrani dan yahudi pun tidak merasa keberatan dan bahkan menyenangkan karena sang surya itu semakin dekat.

Sesampainya rasulullah di kota ini masjid dibangun,silaturahmi antara kaum anshar dan muhajirin dilakukan,komunikasi dengan raja najasy dan najran yang beragama nasrani sibangun, begitu juga dengan kalangan suku aus dan khazraj sehingga semakin kompleks baik keberagaman agamanya,sukunya dan pemikirannya.
Tak hanya masjid, rasulullah juga memulai membangun pasar,beliau dipercayai untuk memimpin ummat yang majemuk,muamalah dijalankan bersama-sama.
Roda perekonomian makin berputar dan yatsrib dikenal menjadi MADINATUN NABI (kota nabi).

Di yatsrib rasulullah tetap menyampaikan risalah dan da'wah, seruan keislaman kepada raja nasrani dan kaum yahudi tetap diamalkan.
Pesan-pesan kepada ummat islam terus di ta'limkan baik secara tampak juga tertutup,beberapa kali warga non muslim terlibat perdebatan dengan ummat islam,saling ledek juga terjadi. Ketika da'wah dilakukan terang-terangan sudah pasti rasa cemburu,bersaing dan senggolan dengan ummat yang berbeda akan terjadi.
Sampai disitu rasulullah berpesan kepada para sahabat untuk lebih mencintai agamanya dan saudara muslimnya.

makkah yang sebelumnya kaku/jumud dan kasar penduduknya,melihat kejayaan madinah dipimpin rasulullah manusia yang mulanya mereka buru selanjutnya penduduk makkah pun menjadi sadar kebenaran Muhammad, peperangan kerap dilakukan,kemenangan kaum muslimin menambah tenaga akhirnya makkah dikuasai dan semakin maju,berilmu ditangan rasulullah bersama para sahabatnya.

Ummat Islam yang sudah tua ini masih kesulitan memajukan masyarakat muslim Indonesia yang mempertahankan kejumudan dan keserampangan.
Serampangan fikirnya
Mundur lagi etikanya.

Rodok angel men....

Allah yassir walaa tu'assir

Selasa, 27 Oktober 2020

Riba dan tidak riba


Ya, menganakkan uang yg sama atau benda yang sama jenisnya yg jadi alat tukar, penganakan disyaratkan pada saat transaksi.
Ya, seperti bank itu kan secara tertulis pada saat kita nak buat akun sudah ada ketentuan yang ditetapkan.

Adapun beberapa kasus hutang yang berpuluh tahun tak dikembalikan sehingga harga2 barang telah berubah naik seperti harga tanah emas bahan bangunan ternak otomotif dll.
Maka ketika hutang hendak dikembalikan pada masa perubahan ini mestinya tidak dikembalikan besaran uang yg dipinjam pada masa dahulu.
Kecuali atas kerelaan dan kebaikan pemilik uang jika memperhatikan kondisi sulitnya ekonomi si peminjam, ini sikap individu.

Adapun uang yang terhimpun jika di jadikan modal usaha misalkan dikelola pihak bank untuk memodali para pedagang kecil atau besar itu boleh dan keuntungannya dibagi2 kepada para nasabah sebagai pemilik modal seperti pemilik saham.

. amun di ingat, para pengusaha yang datang ke bank dg transaksi pinjam dana dan oleh pihak bank diberikan tahu ada 20% atau berapapun persen diluar besaran dana pokok pinjaman yg wajib dibayarkan. Ini riba fudhul.

 

Nur S adilkah jika hutang senilai Rp.2.000.000 tahun 2.000 kemudian dibayar juga senilai Rp.2.000.000 di tahun 2020? Padahal jelas Rp.2.000.000 pada tahun 2000 berbeda nilainya dengan nilai di tahun 2020.


Nur S di titik ini kita setuju.
"mestinya tidak dikembalikan besaran uang yang dipinjam pada masa dahulu" yang saya tanyakan, besaran yang semestinya dikembalikan itu sebesar apa kalau tidak sebesar dulu? Dan hitungannya seperti apa?

Agus Joharudin ini terjadi kesamaran.
Bisa dg nilai tukar mata uang atau adatnya seperti Ditimbang dg harga emas/tanah/ternak/gabah/dll.
Perlu ada kesepakatan antara kedua pihak.
Silahkan bebas berpendapat.

balik lagi,bank ini lembaga amal atau lembaga profit?
bisa nggak tanpa narik keuntungan dari peminjam dia memberikan keuntungan pada yang lain?
lembaga keuangan besar itu harus profit lho BEP itungannya rugi.

Risang Gita Prahoro umumnya saja bank itu mulanya wadiah (titipan). Uang yg banyak itu dikelola agar memberikan manfaat/profit.
Makanya kalau mau profit gunakan transaksi bukan pinjaman.

Kamis, 28 Mei 2020

Fiqih dibangun dengan dasar rumusan Ushul dan qaedah bukan dibangun atas dasar individual

Berbekal materi2 keilmuan itu tidak mudah menyalakan justru malah membenarkan pendapat yang berbeda.

Walau begitu ada yang harus dipertegas.
Bukankah dua perbedaan itu ada yg dikuatkan dengan syara' agar bangsa manusia tidak seenaknya dirinya.

Di dalam fiqh saja terdapat istilah SHAHIH ASHAH RAJIH MARJUH untuk mengomentari beberapa pendapat yang saling berbeda.

Ada juga istilah QAWI DHA'IF NASIKH MANSUKH TAGHYIR TAQYID.

Hukum Syari'at bukan hukum yang individu boleh menawar untuk diajarkan dengan tanggung jawab sendiri.
Kalau boleh dengan cara ini maka keluar dari disiplin fiqh.
Masuklah kedalam golongan individual yang penting dia bermaksud baik beribadah dan merasa enjoy.
Golongan ini biasanya tidak terlalu berafiliasi pada fiqih syariah.
Bisa-bisanya golongan ini juga sering berkata "adab lebih tinggi dari ilmu" untuk melegalkan kengawurannya.

Sebut saja seperti musik.
Yang oleh golongan non fiqh syariah ini di halalkan dg alasan untuk menyemangati dzikir. Tapi dia cuek dengan prilaku2 erotisme didalam dzikir, ya karena sifat individual Artinya siapa yang menyeleweng sendiri maka beban dan dosanya ditanggung sendiri.

Begitu juga majlis2 dan perguruan2 diadakan dengan niat da'wah dan syiar sekaligus misi komersil.
Tetapi aturan dan rumus2 fiqh menyulitkan aktivitasnya.
Karena itu muncul penyimpangan dan Lagi2 ini juga egois dan individual.
Dalam fikirnya yang penting adalah bernuansa islami.
Tak penting untuk difikirkan jama'ah sampai sempoyongan.

Ada juga golongan perdukunan pakai embel-embel spiritual,memiliki khodam untuk da'wah kebaikan.
Ga peduli effek kotornya aqidah kalau harus selalu berharap hadirnya si khodam.
EGOISM & INDIVIDUALISM
TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, ITU YANG LEBIH BURUK.

Kamis, 09 April 2020

Imam Mahdi Dajjal Nabi Isa dan hari qiyamat dalam bayang-bayang

Ummat Islam dari kelompok sunny & syi'ah berasumsi akan segera muncul Imam Al-Mahdi.

Jika begitu, berarti akan keluar dajjal dan akan turun juga Isa Al-Masih.

Setelah itu dunia qiyamat,seluruh manusia mati.
Lalu Manusia di bangkitkan kembali dibumi baru dan digiring untuk di kumpulkan menuju padang yang luas diantara bumi baru dan jembatan akhirat untuk menjalani pengadilan Tuhan.
Titik,asumsinya sampai disitu dulu.

Sekarang begini.
Asumsi pertama yaitu segera muncul Al-Mahdi al-muntazhar.
Jika ummat Islam dari dua kelompok madzhab diatas belum sadar untuk berdamai dan bersatu.
Atau keduanya belum berkonflik untuk saling mengalahkan maka Al-Mahdi itu akan muncul dan mengalahkan musuhnya bersama pihak yang mana dan dari pihak yang mana ?

Sunni sampai hari ini tidak punya kesiapan menyambut Al-Mahdi karena penyakit wahn dan bermacam-macam ashabiyah kecuali sedikit saja yang siap menyambutnya, tapi sunni umumnya tak kalah berasumsi sekaligus berharap kemunculan sang Imam akhir zaman. Ini sungguh aneh dan konyol.

Sedangkan didalam Syi'ah.
Saya sangat faham bahwa Syi'ah adalah madzhab Al-Wilayah atau Imamah. Oleh sebab itu Syi'ah sangat konsentrasi pada perkara ini.
Sampai di bangun beberapa pintu yang diharapkan akan dilewati sang imam Mahdi entah pintu yang mana dan lorong yang mana yang menjadi persembunyiannya.

Jika Al-Mahdi muncul dari Iraq atau Iran maka apakah Al-Mahdi akan langsung di bai'at oleh kaum Syi'ah menggantikan posisi rahbar al-waliyyul faqih,dan langsung berhadapan dengan musuh kafirnya atau memulai perang dengan madzhab sunni yang tidak mempercayainya?
Lalu sunni keok dan negri-negrinya dapat dikuasai oleh Al-Mahdi?
Berapa lama butuh tempo untuk menguasai negri sunni yang berserakan di Eropa timur,bagian federal Rusia dan timur tengah sampai Asia Tenggara?
Hm...bukan perkara ringan.

Kalau fase awal ini saja untuk saat ini masih sangat rumit dipercaya, bagaimana sunni dan Syi'ah sangat mudah berangan-angan akan segera tiba zaman kemunculan Al-Mahdi.

Setelahnya tentu akan segera turun dajjal,Isa dan Qiyamat.
???

Wallahu A'lam sajalah. karena cerita akan segera kiamat adalah bayang-bayang dari pihak yang tidak menuntaskan alur kisah.

Sepertinya mereka itu baru berkisah seputar perang dunia tapi menyebut-nyebut nama Al-Mahdi dan berkisah akan tiba qiyamat karena perang di tambah munculnya pagebluk/wabak untuk mendukung ceritanya.

*Cirebon 10 april 2020 / Sya'ban 1441 H*

Salam silaturahmi.

Rabu, 08 April 2020

Apakah Islam itu nama agama,apa itu agama?

Seorang aktivis Islam : "Agama" tidak disebutkan didalam Al-Qur'an,hanya Islam saja dan Islam bukanlah nama sebuah agama melainkan berma'na penyerahan hamba.


Kemudian dia bertanya lagi, apa arti "إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ الله الإِسْلام"

Saya jawab dengan arti teks bahasa "sesungguhnya agama disisi Allah adalah Islam".

Aktivis Islam itu teguh mema'nai Islam dengan arti konteks istilah dan menolak Islam merupakan agama.

Saya tanya balik "apa arti DIIN".
Dia bingung dan menyeret ma'na DIIN kedalam konteks Islam.

Saya jelaskan padanya:
Bapak, artikan kalimat itu menurut teks bahasa dulu baru konteksnya. Bapak tidak salah mema'nai islam secara kontekstual tetapi sayangnya bapak tidak setuju dengan tekstualnya yang berarti agama itu.
Dalam disiplin ilmu balaghah, Bapak ini tahtwilul kalam sia-sia saja menyebut islam dengan konteks yang njelimet.
Sudahlah ummat sepakat bahwa DIIN itu berma'na  agama.

"DIIN itu apa" tanya dia lagi.
الدِينُ النَصِيحَة
"DIIN itu nasihat"
Nasihat ketuhanan dan nasihat kemanusiaan.

Nasihat ketuhanan didalam bingkai 'Aqidah/Tauhidullah.
Nasihat  ilmu didalam bingkai fiqih.
Nasihat adab didalam bingkai tasawwuf.

Agama juga dapat diartikan Syari'at.
Itulah DIIN yang diterjemahkan kedalam lughat Indonesia sebagai Agama.
Dan agama bagi Allah adalah Islam.
Islam berma'na penyerahan segala urusan hamba kepada Allah bukan kepada makhluq,Islam berma'na damai,selamat, sejahtera.

Esok harinya,saya dengar aktivis itu ngobrol dengan sekumpulan orang dia menyetujui bahwa ma'na agama adalah nasihat, jika dibalik maka nasihat itulah agama.
Ia tidak bertanya-tanya lagi soal ada atau tiada agama itu.

info salamtime

SIAPAKAH AHLUS-SUNNAH WAL-JAMA'AH ?

Benarkah AHLUS-SUNNAH WAL-JAMA'AH itu asy'ariyyah?  Saya akan jawab persoalan yang terus menipu orang online maupun orang offline...