Eramuslim

Rabu, 19 Juli 2023

Menengahi perkara amalan baru menurut kelompok serampangan dan kelompok kaku didalam Islam.

عام جديد هجري مبارك ١٤٤٥. Mengucapkan selamat tahun baru hijriyah dan berdo'a itu tidak bid'ah dan tidak haram. Kalau menurut kalangan atsari tekstual, bid'ah memberikan ucapan tahniah dan doa akhiran wa awalan tahun, itu karena mereka berpendapat dengan ketergesaan berujung pada kegagalan nalar tafaqquh. Tergesa-gesa melawan arus kaum sufistik yang hobi amalan2 jama'i dengan modifikasi dan inovasinya yang memengaruhi kaum awam untuk menghidupkan masjid2 dengan inovasinya. Sekali lagi, do'a pada dasarnya tidak ada yang bid'ah dan haram kecuali mengutuk orang mu'min. Persoalannya, ditengah ummat yang multikompleks dan masjid yang berdiri oleh tangan2 swadaya mereka, maka seyogyanya masjid diramaikan dengan amaliyah2 yang masnunah dan masyruiyyah. Diramaikan dengan kajian2 rutinan. yang inklusif dan flexible/netral pada semuanya dan tidak berhaluan pada satu kelompok. Realitanya, masjid2 ditengah masyarakat yang majemuk itu jadi rebutan, saling memengaruhi dan bahkan memprovokasi masyarakatnya untuk suka dan benci. Jika antum adalah seorang anggota tarekat, entah naqsabandiyah/alawiyah/qadiriyah/... Atau engkau warga Nahdliyin yang ikutan amaliyah mereka, silahkan lakukan ritual2 jama'i ditempat antum sendiri dan jangan mengambil ruangan masjid milik orang ramai fahamnya karena hal demikian menimbulkan kecemburuan dan berujung pada gesekan. Sedikitnya, amalan dzikir2 yang bernuansa politik identitas kekelompokan itu tidak mendapatkan banyak antusias. Ya jangan terlalu ngedumel dalam hati "diadakan ratiban manaqiban doa tahunan kok pada engga datang". Ya tadi karena ada upaya politis identitas. Jika engkau hendak memaksakan amaliyah antum untuk di ijabah ummat maka engkau telah melakukan taklif yang mamnu'. Inilah perkara utamanya, yang oleh golongan ittiba mereka sebut ente telah lakukan bid'ah karena hendak mengharuskan sesuatu yang bukan harus. Nanti pula akan ada kata nafsu "masjid telah kita kuasai dan kita singkirkan mereka" . Kaum amaliyah pasti lebih cepat memengaruhi ummat karena pada umumnya ummat suka amalan bukan kajian yang dinilai kaku tanpa amalan (dzikir & do'a), terkhusus kaum tua. Begitu juga golongan ngaji sunnah atau golongan atsari tekstual, kalau antum melakukan halaqah bersifat eksklusif dan kaku fiqih didalam masjid swadaya, maka tak salah antum dapat perlawanan dan akhirnya antum membuat markas sendiri. Namun, masjid swadaya masyarakat yang inklusif itu tidak menutup total bagi golongan2 yang ingin mengadakan halaqah atau amalan eksklusif dan spesial bagi kelompoknya, dengan syarat tidak rutinitas. Memang, ittiba rasul itu utama daripada taqlid amalan yang jadi identitas. Tafaqquh lebih diutamakan untuk menghindari keserakahan, keserampangan dan kekakuan.

Rabu, 28 Juni 2023

Rukyatul hilal untuk hilal adalah metode temporal

Ru'yatul hilal adalah metode temporal. Yang menyatakan rukyat hilal memiliki dalil hadits shahih sementara hisab tidak memiliki dalil shahih. Tafadhal bagaimana bunyi redaksi hadits2 shahih tentang perintah rukyat hilal. Saya justeru temukan beberapa dalil hisab dari dalam ayat Al-Qur'an, dan perintah rukyat itu tidak memiliki dalil ayat suci Al-Qur’an. Berikut diantara dalil hisab didalam Al-Qur'an : 1. الشمس والقمر بحسبان matahari dan bulan itu beredar dengan hisab/hitungan dan manazilnya. Surat AR-Rahman ayat 5. 2. هوا الذي جعل الشمس ضياء والقمر نورا وقدره منازل لتعلموا عدد السنين والحساب. ما خلق الله ذلك إلا بالحق. يفصل الآيات لقوم يعلمون. Yunus ayat 5. 3. لا الشمس ينبغي لها أن تدرك القمر ولا الليل سابق النهار، وكل في فلك يسبحون. Yasin ayat 40. Ayat2 hisab yang terdapat didalam Al-Qur'an itu apakah tidak ada pendukung hadits shahih? Ada. Berikut hadits pendukung hisab : 1. إنا أمة أمية لا نكتب ولا نحسب الشهر هكذا وهكذا يعني مرة تسعة وعشرين ومرة ثلاثين Kita adalah ummat ummi yang tidak ahli mencatat dan berhitung. Bulan itu begini dan begini ya'ni sesekali 29 dan sesekali 30. Hadits ini mendukung ilmu Catat dan ilmu hisab falakiyah. Perhatikan kata nabi sampai mengakui "bahwa kita adalah ummat ummi yang tidak ahli mencatat dan berhitung" bukankah ini Mafhumnya mendukung hisab astronomi para ahli yang lahir setelah zaman ummi.. 2. فإن غم عليكم فاقدروا له Apabila pandangan kalian terhalang oleh cuaca maka tetapkanlah/perkirakanlah. Hadist ini jelas lagi sebagai perintah penggunaan metode ilmiyah yaitu catat dan hitung. Ini menguatkan hadits diatas dan ayat-ayat Al-Qur’an tentang kebenaran hisab dan manazil bulan. Ini jelas hadits shahih tentang penggunaan hisab dan lebih shahih penafsirannya. Pro rukyat mengatakan : Hisab itu hanya pendukung rukyat, maka kriteria harus imkanurrukyat (mungkin dapat terlihat) karena dalil perintah rukyat itu shahih maka ketetapan tidak dapat diputuskan dengan hisab wujudul hilal. Bicara shahih, bukankah hisab itu lebih shahih baik segi nash dan interpretasi..? Ini jelas. Sabda2 nabi dan ayat-ayat diatas bisa merubah hukum dan metode rukyat yang temporal. Bahkan metode rukyat yang temporal itu mansukh dengan ayat-ayat dan hadits tersebut diatas sebagai nasikhNya. Sekarang tunjukkan dalil ayat-ayat suci penggunaan metode rukyat dengan mata, kalau ada. Nur s takpake Lc.

Rabu, 12 April 2023

Ibnu muljam dan analogi keliru khawarij kepada ahlussunnah wal jamaah

Abdurrahman bin muljam Si pembunuh khalifah Ali. Dibulan Ramadhan. Menurut catatan sejarah bahkan tercatat di wikishia, bahwa ibnu muljam adalah seorang dari golongan khawarij yang sebelumnya loyal bersama khalifah Ali, ia memberikan baiatnya untuk sayyidina Ali, dan ia ikut berperang Jamal sebagai bagian dari pasukan pembela khalifah Ali yang berkonfrontasi dengan pasukan Bunda Aisyah. Selanjutnya.. Peristiwa perang saudara (shiffiin) diberhentikan dengan tahkim antara pihak Ali dan Muawiyah. Sejarah wuq'atu shiffiin dan tahkim, Baca selengkapnya... Tahkim justeru mengubah pikiran beberapa loyalist khalifah Ali termasuk Abdurrahman bin muljam ini untuk melakukan pembangkangan/permusuhan dan menyatakan keluar dari barisan Ali namun tidak berpihak ke pasukan Muawiyah. Inilah sejarah awal mula penamaan khawarij yang berarti golongan yang keluar dari persatuan muslimin. Mereka tidak memihak Ali juga tidak memihak Muawiyah bahkan menolak tahkim yang menghentikan pertikaian saudara dan mereka berdiri sendiri. Akhirnya, Ibnu muljam diqishas mati oleh Hasan bin Ali pada 21 Ramadhan 40 H. عبد الرحمن بن ملجم المرادي الولادة أنه أدرك الجاهلية الوفاة 21 رمضان 40 هـ - ضرب عنقه الإمام الحسن بن علي عليه السلام قصاصاً المدفن يقول ابن بطوطة أنه دفن في الكوفة. أعمال بارزة قتل أمير المؤمنين علي بن أبي طالب(ع) أوّل أئمة الشيعة. المذهب من الخوارج بايع ابن ملجم الإمام علي (ع) بـالخلافة، وشارك معه في معركة الجمل، وبعد معركة صفين وقضية الحكمية التحق بـالخوارج، فقاتل الإمام علي في معركة نهروان وكان من القلّة الذين نجوا من المعركة، وفي صبيحة التاسع عشر من رمضان ضرب بالسيف على رأس الإمام علي (ع) وهو في المحراب، فـاستشهد الإمام بعد يومين بسبب ضربته. وبناء على المشهور اقتص من ابن ملجم فی 21 رمضان بضرب عنقه. وقد اشتهر بين الشيعة بـأشقى الأشقياء _______________________________________ Sekarang mari kita teliti dan kita sanggah tudingan khawarij kepada golongan Islam ideologis dan oposisi pemerintah, yang dianalogikan secara mentah dengan ibnu muljam oleh kelompok syiah yang mempengaruhi sunni awam. Ibnu muljam/khawarij merusak persatuan muslimin Tidak pro Ali dan tidak pernah loyal Muawiyah. Sedangkan islamis hari ini justeru rindukan terwujudnya persatuan dan kesatuan Islam, menepikan perbedaan pandang furu'uddin. Ini ciri ahlussunnah wal jama'ah. Islamis tidak punya skenario memecah negara dan mendirikan pemerintahan tandingan, hanya menyampaikan aspirasi kritik dan saran agar negara tidak di skularisasikan dan di liberalisasikan dan gerakan islam massive melawan segala bentuk Islamophobia. Gerakan dan suara2 islamis adalah pembelaan pada Islam dan sebagai gerakan perlawanan golongan anti Islam. Serta untuk membebaskan dari ketergantungan pada Negara2 anti Islam yang berbentuk imperialisme gaya baru. Gerakan2 Islam menyampaikan aspirasi jalanan mengutuk invasi Amerika, koalisi Nato dan Rusia di timur tengah/Afrika islam/Afghanistan. Juga aksi solidaritas untuk muslim Palestina/Myanmar/Thailand Selatan/dll. Adalah haq ukhuwwah islamiyah wal basyariyah. Kental ahlussunnah wal jama'ah. Dan tidak ada ciri khawarij sama sekali. Faktanya, yang menyemburkan kata khawarij kepada islamis adalah gerombolan fasiq munafiq dan awam yang jahil. ☪☪☪ Ahlussunnah wal jama'ah Dalam khilafah/imamah/imarah adalah Pro dan rindukan ummat Islam bersatu bersama imamnya. Seperti ketika sayyidina Hasan menyerahkan dan mengamanatkan kepemimpinan muslimin kepada Sayyidina Muawiyah, maka ummat Islam di zaman sahabat itu bergembira ria. Akhirnya pertikian demi pertikian dapat disudahi. Peristiwa ini oleh para sejarawan disebut sebagai 'AAMUL JAMA'AH (tahun jama'ah). Yang benar Ahlussunnah wal jama'ah tidak mengorek luka lama para sahabat di zaman fitnah/peperangan, untuk provokasi permusuhan. السكوت مع السلامة. Awas Syi'ah disekitar kita.

Sabtu, 25 Maret 2023

Siapakah aali muhammad didalam shalawat

Adu argument dengan orang maroko siapakah yang dimaksud dengan Aali Muhammad didalam shalawat ________________________________________ Dia bilang : Yg dimaksud ahli bait Nabi adalah seluruh keluarga rumah nabi meliputi istri2nya,anak2nya,cucu kesayangannya yaitu Hasan dan husein,anak2 paman nabi. Siapa yang berpendapat selain daripada itu maka semoga ia mendapatkan petunjuk kebenaran. Saya : Dan para pengikut rasulillah saw. Seperti Firman Allah "masukkanlah Aala fir'aun (fir'aun dan pasukan setianya) kedalam neraka yang dahsyat" "... Dan kami tenggelamkan aala fir'aun (fir'aun dan pasukannya) kedalam lautan dan kalian melihat kejadiannya" Artinya, makna AALI adalah tidak terbatas keluarga rumah tetapi maknanya adalah pengikut2nya.
Aali Muhammad bukan aali bait/ahli bait. Didalam shalawat yang diajarkan Nabi tidak ada kata bait hanya Aali Muhammad اللهم صل على محمد وعلى آل محمد. Baik, tidak ada juga kalimat WASHAHBIHI/WA ASHHAABIHI اللهم صل على محمد وعلى آله وصحبه. Bacaan kalimat shalawat yang seperti ini juga tidak diadakan oleh Nabi. Ini saya sepakat. Tetapi maksud Aali Muhammad itu telah memasukkan para keluarga rumah, sahabat dan para pengikut Nabi. Pada point ini, bro maroko pusing dan belum nyambung. Dia tidak menyentuh maksud makna AALI MUHAMMAD tetapi meyeleweng ke ALI BAIT & AHLI BAIT. Komentar dia selanjutnya : Saya tidak sepakat dengan anda, Pak. Sesunguhnya AALI BAIT itu mereka AHLI BAIT NABI dan para keluarga rumahnya seluruhnya. Kami tidak bershalawat kepada sahabat rasul karena hal itu menyelisihi agama. Jangan campur adukkan antara ahli bait dan sahabat nabi, karena masing2 ada kedudukannya. Ini perkara agama maka Kami tak mau sia2 mengikuti hawa nafsu. Sesunguhnya urusan kami adalah ittiba mengikuti ajaran nabi, bukan berfalsafah didalam agama, dan juga tidak bicara agama dengan akal/pendapat. _______________________________ Saudaraku, kita pengikut setia Nabi ini langsung dimasukkan kedalam shalawat oleh Nabi pada kalimat وعلى آل محمد. أي وأتباعه. Sementara ada sebagian orang yang tidak mau bershalawat kepada sahabat dengan alasan itu tidak diajarkan nabi. Ya, kalimat shalawat memang tidak disebutkan kata washahbihi/wa ashaabihi. Bagi mereka sahabat hanya berhak diberikan tarahum رحمهم الله atau رضي الله عنهم. Dan sebagian besar kaum muslimin berprasangka sama yaitu memaknai AALI MUHAMMAD adalah keluarga rumah nabi Muhammad saja. Dengan begitu maka mereka menambahkan kalimat وأصحابه / وصحبه أجمعين didalam bacaan shalawat Menjadi اللهم صل على محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Sedangkan kaum syi'ah berprasangka kalimat AALI MUHAMMAD didalam shalawat adalah orang2 terbatas yaitu : Sy. Khadijah, Fatimah, Ali, Hasan, Husein dan 9 imam mereka dari darah Sayyid husein. Kalimat shalawat golongan syiah : اللهم صل على محمد وآل محمد وعجل فرجهم. _____________________________________________ Kita ambil persangkaan yang baik dan adil dengan dasar qiyas nash2 ayat. لعل الصواب والله أعلم.

Selasa, 21 Maret 2023

Mendukung penanggalan metode hisabiyah Muhammadiyah

Nur s : Sabda Rasulullah : Sungguh kita adalah ummat ummi yang tidak ahli mencatat dan berhitung, bulan itu begini dan begini ya'ni sesekali 29 dan sesekali 30. عن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال : " إنَّا أمَّة أمِّيَّة لا نكتب ولا نحسب الشهر هكذا وهكذا يعني مرة تسعة وعشرين ومرة ثلاثين ". رواه البخاري ( 1814 ) ومسلم ( 1080 ) . Ucapan Rasulullah itu pengakuan bahwa ummat islam yang baru lahir ditanah Arab itu masih berada dizaman kegelapan ilmu. Bukan hanya ummat Islam, tetapi bangsa manusia pada abad kenabian dan Imperium itu belum banyak penemu atau orang2 genius. Hari ini justru disebut telah habis orang2 genius, anak kita pada abad ini diistilahkan dengan GEN Z atau generasi internet dan technology (generasi terakhir). Mereka tinggal meni'mati penemuan2 itu. Namun anehnya, sebagian besar ummat Islam yang telah meni'mati perkembangan Ilmu2 tulis dan Ilmu hisab, masih saja terpaku pada praktek lama yang belum tersentuh perkembangan pengetahuan, utamanya dalam menetapkan awal Ramadhan Syawal dan Dzul hijjah. Namun untuk urusan lain yang masih berhubungan dengan astronomi mereka diam dan menyerahkan hisabiyah, sebut saja jadwal waktu shalat, gerhana, bahkan lahirnya hilal pada bulan2 selain tiga bulan tersebut diatas. Sesunguhnya ma'na dari ucapan Rasulullah itu seruan untuk thalabul ilmi bukan tarkul ilmi karena Islam adalah agama ilmiyyah. Ya, hari ini ummat Rasulullah telah mendapati banyak pengetahuan sosial alam dan technology sampai-sampai pesantren diniyyah saja ditinggalkan. Hanya saja kekakuan dan tekstual masih menjadi perspective fundamental. Dalam memahami sabda Rasulullah berikut : صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤية Berpuasalah dan beridul fitrilah karena melihat hilal. Yang kita tahu dari perspective ulama golongan fundamental, ucapan Nabi itu adalah mu'tamad bahwa melihat hilal adalah thariqah/metode muthlaq untuk menetapkan awal Ramadhan dan Syawal. Namun apakah kita temukan perintah rukyatnya.. Saya tambahkan lagi haditsnya لا تصوموا حتى تروا الهلال ولا تفطروا حتى تروه فإن غم عليكم فاقدروا له. وفي حديث فإن غم عليكم فصوموا ثلاثين. "jangan kalian berpuasa dan beridul fithri sehingga kalian merukyat hilal, maka apabila terhalang olehmu atau tak tampak maka tetapkanlah. Dalam satu hadits dikatakan apabila terhalang olehmu maka berpuasalah 30 hari. Baik, meskipun tiada shighat perintah rukyat secara langsung namun oleh ulama fundamentals ditakwilkan bahwa melihat hilal adalah perintah. Sayangnya ulama golongan ini tidak menyentuh hadits paling atas yaitu kita adalah ummat ummi yang tidak ahli mencatat/tulis dan berhitung. Padahal hadits ini bisa jadi sinyal taghayyur atau merubah hukum dan metode lawas menjadi metode yang lebih relevant dan akurat. Bahkan hadits ini bisa jadi nasikh fil hukmi pada hadits rukyat hilal dengan mata fisik menuju rukyat hilal bil'ilmi. Setidaknya kalau tidak nasikh-mansukh adalah taghayyur/perubahan dengan dikuatkan ilmu hisab yang akurat. Mungkin saja ada yang menukil ayat untuk menguatkan metode rukyat dengan ayat: فمن شهد منكم الشهر فليصمه Masih banyak yang memberikan makna pada ayat ini sebagai berikut "barang siapa yang menyaksikan bulan (melihat bulan) maka berpuasalah". Padahal arti ayat ini oleh para mufassir "Siapa diantara kalian yang hadir di suatu negeri didalam bulan ramadhan maka hendaknya ia berpuasa" Kalimat SYAHIDA adalah HADHARA dan makna ASY-SYAHRA adalah bulan penanggalan bukan benda bulan yang berada diatas langit. Arti lain adalah "Siapa yang berada di bulan Ramadhan maka ia diwajibkan berpuasa" Maka pengertian ayat berikutnya adalah " barang siapa diantara kalian yang sakit atau didalam safar maka ia boleh tidak berpuasa tetapi untuk diqadha pada bulan berikutnya". { شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ } أي: الصوم المفروض عليكم, هو شهر رمضان, الشهر العظيم, الذي قد حصل لكم فيه من الله الفضل العظيم، وهو القرآن الكريم, المشتمل على الهداية لمصالحكم الدينية والدنيوية, وتبيين الحق بأوضح بيان, والفرقان بين الحق والباطل, والهدى والضلال, وأهل السعادة وأهل الشقاوة. فحقيق بشهر, هذا فضله, وهذا إحسان الله عليكم فيه, أن يكون موسما للعباد مفروضا فيه الصيام. فلما قرره, وبين فضيلته, وحكمة الله تعالى في تخصيصه قال: { فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ } هذا فيه تعيين الصيام على القادر الصحيح الحاضر. ولما كان النسخ للتخيير, بين الصيام والفداء خاصة, أعاد الرخصة للمريض والمسافر, لئلا يتوهم أن الرخصة أيضا منسوخة [فقال] { يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ } أي: يريد الله تعالى أن ييسر عليكم الطرق الموصلة إلى رضوانه أعظم تيسير, ويسهلها أشد تسهيل، ولهذا كان جميع ما أمر الله به عباده في غاية السهولة في أصله. Apakah bisa rukyat bil-'ilmi? Rukyat memiliki makna melihat dengan mata pengetahuan, rukyat juga punya arti melihat didalam mimpi. rukyat lebih banyak digunakan untuk arti melihat tidak dengan mata fisik walau ia didalam hadits rukyatul hilal adalah dengan mata. Ya, itu kembali pada masa ummi dimana ummat manusia khususnya kaum muslim belum tersentuh pengetahuan yang luas (komprehensif). Sementara ayat yang menguatkan hisab dan agar ummat ini tidak lari dari ilmu pengetahuan ada banyak, diantaranya : هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (QS. Yunus : 5)

Senin, 20 Maret 2023

Pemerintah republik memberikan kebebasan beragama dan berpendapat yang diatur

Tunduk pada Pemerintah? Saya malas berorganisasi, itu sebetulnya. Cukup dengan pemerintah. Namun negara kita pun lahir dari berbagai latar belakang keagamaan suku ras juga organisasi2 baik sosial kemasyarakatan/keagamaan dan tentunya dari partai politik. organisasi non pemerintahan justru lebih tua dari berdirinya negara dan organisasi2 yang mendirikan negara kesatuan yang mirip seperti federasi hanya saja negri2 wilayah kerajaan telah tiada dan digantikan dengan kemunculan organisasi2. Ini negara Republik yang kedaulatan negara ditangan rakyat. Karena telah menjadi kesepakatan bahwa negara memberikan hak kebebasan berpendapat dan berkeyaqinan kepada organisasi2 bahkan Pemerintah harus punya rival politik (oposisi) dan pemerintah tidak dibenarkan melakukan intervensi pendapat/keyakinan kedalam organisasi maka tidak ada kewajiban kita dipaksa tunduk pada putusan pemerintah yang beraroma intervensi keorganisasian. Organisasi hanya wajib tunduk pada konstitusi sebagaimana seluruh rakyat negara tak terkecuali pimpinan negara dan pemerintahan. Model pemerintahan diatas jelas berbeda dengan model pemerintahan kerajaan absolute dan khilafah islamiyah yang mewajibakan masyarakat tunduk pada putusan ulil amri. Pemerintahan model kerajaan absolut dan khilafah islamiyah tidak lahir dari organisasi2 dan melarang berdirinya organisasi2 non government karena organisasi2 didalam negara akan mempengaruhi netralitas/Independent waliyul amri. Karena itu kita sering dapatkan sejarah madzhab resmi pemerintah begitupun agama resmi pemerintah. Maka siapa yang berpendapat menyelisihi madzhab pemerintah akan mendapati sanksi. Dalam beragama juga demikian, siapa yang beragama tidak seperti agamanya pemerintah maka ia dikenakan upeti, dilindungi namun dicegah melakukan aktifitas misionaris. Pemerintah kita model yang manakah...

Minggu, 12 Februari 2023

Varian salafi zaman ini

Antum nganut salafi yang mana? Salafi zaman ini itu berbeda-beda dan dipengaruhi oleh tokoh-tokohnya. Maka tak salah kalau nanti saya sebut nisbat tokohnya saja, kadang berat saya sebut mereka salafi. Misalnya salafi yang fiqihnya taqlid kepada syekh Ibnu baz dan syekh utsaimin, meskipun fiqih di Saudi dipengaruhi imam Ahmad bin hanbal tapi untuk salafi mu'ashir (kontemporer) itu dikuatkan dengan pengaruh dua ulama tersebut. Saya sebut salafi model ini adalah utsaimiyyin. Ingat ya, ini bahas salafi mu'ashirin bukan mutaqaddimin. Salafi yang taqlid pada hadits2 syekh al-albani, saya sebut albaniyyin. Punya fiqh tapi fiqihnya kaku amat. Untuk model ini kalau di Indonesia boleh dinisbatkan kepada ustadz Abdul qadir jawaz (jawaziyyin). ada yang sebut atsari (bukan asy-'ariy) Salafi haraki/sururi/jihadi Ini salafi ideologis, politik jadi aktivitas mereka. Bisa bersabar namun terkadang tegas dan keras tergantung situasi perlawanan. Salafi pembaharuan yang mengadopsi pemikiran syekh muhammad abduh ada yang menyebut salafi ishlahiyah. Salafi jihadi, seperti al-qaeda dan daisy/isis. Keras2 dan mudah mengkafirkan bahkan sesama jihadis yang berselisih faham bisa saling bunuh. Salafi yang tunduk kepada pemerintah meskipun pemerintah zhalim, ada yang menisbatkannya jamiyah madkhiliyah. Kami penganut salaf mutaqaddimiin dan khalaf/muta'akhkhirin. Beraqidah berfiqih dan bertasawwuf.

Sabtu, 12 November 2022

Sikap muslim SUNNI terhadap pertikaian antar sahabat nabi adalah tetap hormat dan menjaga kedamaian.

Muslim tidak usah mengikuti ritual peringatan asyura ala syi'ah atas peristiwa wafat husein dipadang karbala. Pada masa sahabat beberapa konflik internal dan pembunuhan banyak terjadi. Bukan hanya husein bin Ali r.a. Sentimen al-wilayah atau kepemimpinan setelah nabi wafat dimulai. Ummat islam banyak yg menjadi ahlul fitnah/provokator. Bagaimanapun muslim Sunni tidak menyatakan para sahabat telah murtad hanya menilai huru-hara dimasa sahabat adalah masa fitnah, kecuali yang memang benar-benar keluar dari islam. Umar dihujam pedang oleh abu lu'luah. Utsman dibunuh oleh orang misterius. Ali ditebas oleh Ibnu muljam si khawarij yang semula adalah loyalis sayyidina ali sendiri. Zubeir dipenggal juga oleh loyalis khalifah Ali dan kepalanya dibawa oleh pembunuhnya kehadapan Khalifah Ali dengan persangkaan Ali senang atas pembunuhan itu. Thalhah terbunuh oleh pasukan khalifah Ali pada peristiwa perang Jamal. Dan masih banyak sahabat yang terbunuh. Sayyidah Aisyah pun hampir terbunuh. Perang juga terjadi antara khalifah ali dengan gubernur muawiyah. Semuanya punya sebab2 sentimental dan sulitnya mengendalikan kegarangan ummat yang saling dukung dan provokatif. Husein bin Ali terbunuh oleh pasukan yazid bin muawiyah karena juga sebab wilayah/kepemimpinan. Penduduk kufah mengundang husein dan berjanji akan membaiat husein sebagai pimpinan, sementara muawiyah telah menyerahkan kepemimpinannya kepada yazid yang mana penduduk syam dan madinah telah diam pasrah dan menyerahkan urusan kepemimpinan kepada muawiyah untuk menyudahi peperangan yang sebelumnya sehingga memakan ratusan korban. Sikap sayyidina husein yg nekat untuk memenuhi undangan loyalisnya di kuffah dalam rangka untuk bai'at memancing emosi para pasukan yazid. Dan benar saja tepat di karbala besarnya jumlah pasukan yazid yg dipimpin Ibnu ziyad benar-benar murka, tak tertandingi. *peristiwa itu semua adalah kesedihan namun tidak untuk diadakan peringatan secara seremonial karena konflik itu terjadi diantara sahabat yang sedang berhadapan dengan situasi penuh fitnah, konflik itu bukan antara muslim vs kafir harbi* Peringatan kematian/wafat Husein secara seremonial hanya mengorek luka lama didalam ummat muslim. Sunni tidak bersikap tasyayyu (Sunni rasa syi'ah). Jangan jadi dunni yang mudah digiring untuk ikut2an. Sejarah itu valid dan tertulis Namun Sikap ummat islam terbaik adalah *ASSUKUUTU SALAMAH* *(diam itu selamat)* menyerahkan urusan konflik sahabat kepada Allah,mendoakan kebaikan mereka dan membacakan fadhilah2 atau keutamaan2 para sahabat. Asyura didalam islam sunnah berpuasa dan menyantuni yatama. Asyura tidak juga bulan khurafat. Asyura bukan bulan kesedihan. Asyura justru bulan baik karena banyak peristiwa baik. Yunus selamat dari perut ikan Adam hawa berjumpa dibumi setelah terpisah. Musa selamat dari pasukan firaun. Dll.

Senin, 03 Oktober 2022

Pergeseran madrasah dari salaf ke madrasah integral

Persoalan2 yang bersifat publik socialite itu wajar terjadi. Misalnya faham2 yang berbeda didalam manhaj islami. Salaf dan bid'ah. Adalah dua kalimat yang terus top up. Salaf. Saya sendiri terlahir dari rahim pesantren salaf syafi'iyyah nahdliyah. Masih ingat dan ini saya sampaikan kepada antum. Madrasah salafiyah kami tidak akan dirubah menjadi madrasah integral atau Islamic boarding school, karena itu dibangun sekolah integral baru secara terpisah dari madrasah diniyyah salafiyah. Mengapa demikian kekehnya madrasah diniyyah salafiyah untuk tetap pada sistem agama saja? Dari dahulu aroma tak sedap sistem integral itu tercium oleh para kyai. Pasti banyak bidang keilmuan islam yang dibuang dan menjadi tidak maksimal. Pendidikan akhlaq hilang. Ikhtilath antara santri ikhwan & akhwat. Menurunkan ghirah jihad islam. Dan pastinya pendidikan pesantren menjadi tujuan komersialisasi. Dan itu semua benar-benar real. Namun, didalam kalangan salafi jubah, integrasi pendidikan salafiyah tidak terlalu melenyapkan beberapa materi penting dan menjadi program unggulan, seperti mempertahankan pemisahan santri, hafazh Alqur'an dan Hadits dengan tersistem, Bahasa Arab. Sistem diniyyah salafiyah itu masih bertahan dibeberapa pesantren besar yang menonjol, antaranya : Di lirboyo kediri, sarang rembang,narukan rembang dan ditiap pedesaan yang tak terekspose. Disebabkan transformasi pendidikan pesantren dari salaf ke integral maka pesantren salaf dipandang rendah oleh ummat bahkan seringkali dicurigai sebagai mesin produksi manusia kaku sampai kecurigaan ektrimisme. Oleh kyainya sendiri terkadang pesantren salafiyah diisolasi. Padahal sampai sekarang, ulama produktif nusantara itu dominan produk diniyyah salafiyah. Terkadang evolusi atau convert pesantren salafiyah ke pesantren integral/terpadu juga mengakibatkan hilangnya orang-orang terhormat dan pesantren menjadi tak berpenghuni. Banyak kyai yang tidak memikirkan estafet, mereka malah menitipkan putra-putrinya ke pendidikan nasional sekuler maka tak heran muncul kaum liberal jahil tentang islam dari dalam keluarga kyai/ulama. Oleh sebab-sebab itu, saya tidak langsung naik tensi kalau mendengar ocehan orang-orang salafi atas perubahan dunia pesantren. Saya lebih memilih flexible antara salaf dan mu'ashir kontemporer. Salafi mentahdzir salafi ya karena pergeseran karakter pendidikan. *Nur s*

Selasa, 10 Mei 2022

Fanatisme madzhab yang pernah terjadi di Masjidil Haram

Di Masjidil Haram pernah didirikan 4 maqamat bagi 4 madzhab
Dari berbagai sumber link web berbahasa Arab, saya periksa artikel. Menyebutkan bahwa dulu masing-masing madzhab melakukan shalat didalam maqamah masing-masing yang semuanya berada didalam satu masjidil haram Makkah Al-Mukarramah. Bahkan shalat jum'at pun mereka lakukan masing-masing atas dasar madzhabnya. Sehingga dengan begitu tampaklah perpecahan karena berlebihan fanatisme madzhab. Maka raja Arab Saudi Abdul Aziz menginisiasi agar mereka dipersatukan saja dan dibongkarlah empat maqamah itu. Hal demikian adalah pelajaran bagi ummat islam dimanapun betapa buruknya ta'ashub madzhab bahkan shalat didalam satu masjid saja berdiri masing-masing jama'ah. Kita pernah mendengar pada masa dahulu santer pelarangan nikah lintas madzhab dan pelarangan berjama'ah bersama imam yang tidak satu madzhab. Sehingga karena demikian ummat tampak semakin bertafarruq (bercerai berai). Padahal bercerai berai itu melemahkan jama'atul muslimin. Terlahir ulama dan golongan pembaharuan didalam islam untuk membolehkan bermadzhab namun harus mencampakkan sikap fanatisme berlebihan. Bagaimanakah semestinya ummat menghadapi perbedaan madzhab? Adalah saling terbuka, memberikan kesempatan dan saling mentolerir. Ummat dilatih untuk saling menerima perbedaan furuiyah fiddiin dan tidak diprovokasi untuk kembali bertafarruq dan melakukan pemaksaan karena pemaksaan itu keluar dari prinsip toleransi yang akan berakibat pecahnya kembali. أن المسجد الحرام، كان في مرحلة قبل توحيد البلاد على يد الملك المؤسس، يُصلى فيه أربع جماعات للفريضة الواحدة، إذ أُحدث حينها المقامات (مصليات لكل مذهب فقهي)، وينتصب لكل إقامة إمام مذهب من المذاهب الأربعة (الشافعي، المالكي، الحنبلي، والحنفي)، ويصلى أتباع كل مذهب على الأغلب وراء إمام مذهبهم. فيصلي الشافعي، ثم الحنفي، ثم المالكي، ثم الحنبلي في الصلوات ماعدا المغرب، لضيق الوقت، حتى أمر الملك عبدالعزيز بدراسة الظاهرة من قبل علماء الدين، فخرجوا بتوحيد الصلاة وراء إمام واحد.

Sabtu, 22 Januari 2022

Ahlussunnah wal-jama'ah dalam kepemimpinan dan aqidah

Salafi dan nahdliyin semoga mengerti Pengertian dan maksud nisbat atau julukan AHLUSSUNNAH وغالب المتأخرين من الأشاعرة ، لا يلتزمون مذهب أبي الحسن الأشعري ، بل خلطوا مذهبهم بكثير من أصول الجهمية والمعتزلة ، بل والفلاسفة أيضا ؛ وخالفوا الأشعري في كثير من أقواله ، فهم ينفون صفة الاستواء لله والعلو والنزول واليد والعين والقدم والكلام وهذه الصفات كلها يخالفون فيها الأشعري نفسه . Umumnya asya'irah sekarang, mereka inkonsisten dengan madzhab Abul Hasan Al-Asy'ari, bahkan mereka mengadu madzhabnya dengan banyaknya prinsip jahmiyah, mu'tazilah juga falsafah. Dan mereka menyelisihi pendapat-pendapat imam asy'ary sendiri, maka mereka menafikan sifat istiwa Allah, ketinggian, turun, tangan, mata, kaki, ucapan. لقب " أهل السنة " يطلق باعتبارين : الأول : يطلق فيما يقابل الروافض ، فعلى هذا الاعتبار يدخل في أهل السنة الأشاعرة والماتريدية ونحوهم ، بل والمعتزلة أيضا . Julukan ahlussunnah dikatakan dengan dua pengertian : Pertama : Menandingi syi'ah rafidhah, maka atas pengertian ini dimasukkan kedalam golongan ahlussunnah ialah asya'irah, maturidiyah dan selainnya bahkan mu'tazilah juga. الثاني : يطلق لفظ أهل السنة ، فيما يقابل البدعة ؛ ويراد بذلك : أهل السنة المحضة ؛ فلا يدخل فيه إلا من التزم العقيدة الصحيحة من السلف وأهل الحديث . فعلى هذا الاعتبار لا يدخل في هذا اللقب : الأشاعرة ، ولا غيرهم ممن خلط أصوله الكلامية ، بأصول بدعية ؛ لمخالفتهم أهل السنة في كثير من الأصول والمسائل . والأشاعرة المتأخرون : جبرية في القدر ، مرجئة في الإيمان ، معطلة في الصفات ، لا يثبتون منها غير سبع صفات ؛ لأن العقل دل عليها كما يزعمون ، وينفون الاستواء على العرش ، وعلو الله على خلقه ، ويقولون : لا هو داخل العالم ولا خارجه ، ولا فوقه ولا تحته... إلى غير ذلك من المخالفات ، فكيف نسميهم " أهل السنة " ؟! Kedua: Dinyatakannya lafazh ahlussunnah sebagai pembanding bid'ah;maka tidak masuk kedalamnya kecuali orang atau kelompok yang konsisten dengan aqidah yang shahih dari ulama salaf dan ahli hadits. Atas pengertian ini maka asya'irah dan selainnya yang mencampur adukkan prinsip kalam dengan prinsip bid'ah, tidak masuk kedalamnya karena pertentangan mereka dengan ahlussunnah didalam banyak prinsip dan masalah. Asya'irah sekarang (mutaakhirin) itu jabbariyah didalam ilmu taqdir, murjiah didalam iman, mu'aththilah didalam memahami sifat, mereka tidak menetapkan taqdir iman dan sifat tanpa tujuh sifat ; karena sesungguhnya akal menunjukkan atasnya sebagaimana yang mereka klaim/sangka. Mereka mengingkari istiwa diatas 'arsy, dan ketinggian Allah diatas makhluqnya, dan mereka berkata Allah tidak berada didalam alam juga tidak diluarnya, tidak diatas dan tidak dibawahnya,dll daripada para makhluq. Bagaimana bisa kami sebut mereka itu ahlussunnah?! قال ابن تيمية : " فلفظ أهل السنة يراد به من أثبت خلافة الخلفاء الثلاثة ، فيدخل في ذلك جميع الطوائف إلا الرافضة . وقد يراد به : أهل الحديث والسنة المحضة ، فلا يدخل فيه إلا من يثبت الصفات لله تعالى " انتهى من " منهاج السنة " (2/221) . Berkata Ibnu Taimiyah : lafazh ahlussunnah itu yang dimaksud adalah kelompok yang menetapkan tiga khalifah (Abu bakar, Umar dan Utsman), maka termasuk ahlussunnah ialah seluruh golongan kecuali syi'ah rafidhah. Dan terkadang yang dimaksud sebagai ahlussunnah yaitu ahli hadits dan sunnah mahdhah, maka tidak termasuk kedalamnya kecuali golongan yang itsbat menetapkan sifat2 Allah ta'ala. وقال الشيخ ابن عثيمين : " أهل السنة يدخل فيهم المعتزلة ، يدخل فيهم الأشعرية ، يدخل فيهم كل من لم يكفر من أهل البدع ، إذا قلنا هذا في مقابلة الرافضة . Syekh Ibnu utsaimin : termasuk ahlussunnah ialah mu'tazilah, asy'ariyah dan pelaku bid'ah yang tidak kafir, apabila kami nyatakan ini dalam menandingi syi'ah rafidhah. لكن إذا أردنا أن نبين أهل السنة ، قلنا : إن أهل السنة حقيقة هم السلف الصالح الذين اجتمعوا على السنة وأخذوا بها ، وحينئذ يكون الأشاعرة والمعتزلة والجهمية ونحوهم : ليسوا من أهل السنة بهذا المعنى " انتهى من " الشرح الممتع " ( Namun apabila kami mau menjelaskan ahlussunnah, kami katakan : sesungguhnya ahlussunnah yang benar adalah salafusshalih yang mereka Ijma atas sunnah dan mengambilnya sebagai hujjah. Dengan begitu maka asya'irah, mu'tazilah, jahmiyah, dll. Itu tidak termasuk ahlussunnah dengan pengertian ini. Intaha.

Minggu, 05 Desember 2021

Ayat Allah dilangit adalah benar

Kebenaran yang kuyakini tentang dimanakah keberadaan Dzat Allah. Ini antara dalil NAQLI & LOGIKA AQLI. Pertama adalah ayat : أأمنتم من في السماء أن يخسف بكم الأرض فإذا هي تمور. أم أمنتم من في السماء أن يرسل عليكم حاصبا.. "apakah kalian merasa aman pada Dzat yang di langit" Ini titik fokusnya. Tidak menggunakan kalimat FAUQA فوق yang berarti Dzat atau benda yang terletak diatas. Tetapi pada ayat lain banyak menggunakan kalimat 'ALA على yang berarti diatas, seperti ayat ثم استوى على العرش. الرحمن على العرش استوى. Beda antara فوق & على yang Sama2 berarti diatas adalah : Kalau فوق adalah menunjuk benda atau Dzat atau hissy. قلنسوة فوق الرأس kopiah diatas kepala. الكتاب فوق المكتب kitab diatas meja. Adapun على berarti diatas secara ma'nawi hanya terkadang bisa digunakan untuk menyebut sesuatu benda. Contoh bacaan shalawat nabi اللهم صل على محمد "yaa Allah tambahkanlah rahmatmu keatas nabi Muhammad" Fokus pada KALIMAT على yang bersanding dengan محمد. Ialah huruf ma'ani dan tidak dapat diartikan secara hissy. Walau begitu, lafazh على yang berarti diatas itu punya ma'na menaikkan. Yaitu menaikkan shalawat kepada ruh nabi Muhammad bukan menaikkan jasad Muhammad. Nah bagaimana dengan keberadaan Allah? Ayat-ayat diatas sangat jelas menyebutkan Allah itu di langit dengan tanpa menyebutkan atau menggambarkan Dzat Allah duduk diatas langit seperti halnya kita duduk. Siapa yang meyakini Allah duduk seperti duduk kita, ini tidak ada. Kalau ada yang berasumsi demikian sebutkan saja siapa orangnya tanpa memukuli rata orang yang mengimani kebenaran Allah diatas karena adanya ayat. Begitulah yang disebut iman tanpa takyif. Sekarang mengarah pada orang-orang yang menolak Allah dilangit dan istiwa di 'arsy. Golongan ini saya katakan sedang kebingungan sehingga memasuki i'tiqad mu' aththilah. Mereka belum menemukan ayat atau terlanjur menaikkan ta'wil sehingga menolak ayat2 tersebut diatas dengan segala macam ta'wil yang tak sampai.

Rabu, 01 September 2021

Siapa keluarga nabi Muhammad didalam shalawat. Ma'na ALI beda dengan ma'na ahli bait.

۞ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ (33) القول في تأويل قوله : إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ (33) قال أبو جعفر: يعني بذلك جل ثناؤه: إن الله اجتبى آدمَ ونوحًا واختارهما لدينهما = وآل إبراهيم وآل عمران لدينهم الذي كانوا عليه، لأنهم كانوا أهل الإسلام. فأخبرَ الله عز وجل أنه اختار دين مَنْ ذكرنا على سائر الأديان التي خالفته. (18) وإنما عنى ب "آل إبراهيم وآل عمران "، المؤمنين. * * * وقد دللنا على أن "آل الرجل "، أتباعه وقومه، ومن هو على دينه. (19) * * * وبالذي قلنا في ذلك روي القول عن ابن عباس أنه كان يقوله. 6851 - حدثني المثنى قال، حدثنا عبد الله بن صالح قال، حدثني معاوية، عن علي، عن ابن عباس قوله: " إن الله اصطفى آدمَ ونوحًا وآل إبراهيم وآل عمران على العالمين "، قال: هم المؤمنون من آل إبراهيم وآل عمران وآل ياسين وآل محمد، يقول الله عز وجل: إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ [سورة آل عمران: 68]، وهم المؤمنون. 6852 - حدثنا بشر قال، حدثنا يزيد قال، حدثنا سعيد، عن قتادة قوله: " إنّ الله اصطفى آدم ونوحًا وآل إبراهيم وآلَ عمران على العالمين "، رجلان نبيَّان اصطفاهما الله على العالمين. 6853 - حدثنا الحسن بن يحيى قال، أخبرنا عبد الرزاق قال، أخبرنا معمر، عن قتادة في قوله: " إنّ الله اصطفى آدمَ ونوحًا وآلَ إبراهيم وآلَ عمران على العالمين "، قال: ذكر الله أهلَ بيتين صالحين، ورجلين صالحين، ففضلهم على العالمين، فكان محمدٌ من آل إبراهيم. 6854 - حدثني محمد بن سنان قال، حدثنا أبو بكر الحنفي، قال، حدثنا عباد، عن الحسن في قوله: " إن الله اصطفى آدم ونوحًا وآل إبراهيم " إلى قوله: وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ، قال: فضلهم الله على العالمين بالنبوّة، على الناس كلهم، كانوا هم الأنبياء الأتقياءَ المصطفين لربهم. (20) المقصود من آل محمد التي نقولها في التشهد آل محمد الذي نصلي عليهم في الصلاة الإبراهيمية هم جميع أتباعه الذين امنوا به واقتفوا أثره وساروا على سنته وتمسكوا بها للأدلة الآتية : 1- قوله تعالى: (إِنَّ أَوْلَى النّاس بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَـذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آمَنُواْ وَاللّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ). [آل عمران:68]، فقوله تعالى: (لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ) دليل قطعيّ قرآنيّ بأنّ آل إبراهيم وأولى النّاس به هم أتباعه من المؤمنين لا اليهود المنتسبون إليه دمًا وعرقًا 2- ويتعزّز هذا الفهم بأنّ الآل في القرآن تأتي بمعنى الأتباع بمنهجيّة تفسير القرآن بالقرآن بقوله تعالى: (كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ نَّجَّيْنَاهُم بِسَحَرٍ). فالآل هنا وردت بمعنى أتباع لوط من المؤمنين؛ لأنّ النّجاة في المعيار القرآنيّ لا تكون إلاّ للمؤمنين الأتقياء، ولأنّنا إذا تتبّعنا السّياق الموضوعيّ لمن يستحقّون النّجاة سنجد الآيات تتوالى وتؤكّد أنّ النّجاة لا تكون إلاّ للمؤمنين الأتقياء لقوله تعالى: (وَأَنجَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ). [النمل:53]، وقوله تعالى: (وَلَمَّا جَاء أَمْرُنَا نَجَّيْنَا هُودًا وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَنَجَّيْنَاهُم مِّنْ عَذَابٍ غَلِيظٍ). [هود:58]، وقوله تعالى: (فَلَمَّا جَاء أَمْرُنَا نَجَّيْنَا صَالِحًا وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَمِنْ خِزْيِ يَوْمِئِذٍ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيزُ). [هود:66]. 3- قوله تعالى: (فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلاّ أَن قَالُوا أَخْرِجُوا آلَ لُوطٍ مِّن قَرْيَتِكُمْ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ فَأَنجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلاّ امْرَأَتَهُ قَدَّرْنَاهَا مِنَ الْغَابِرِينَ). [النمل:56-57]. ففي هاتين الآيتين نجد دلالة قطعيّة بأنّ الآل هنا المقصود بها الأتباع من المؤمنين للوط، ثم نجد الآية التي تليها تستخدم مصطلح الأهل بمعنى الآل، وفي كلا المعنيين المقصود هم المؤمنون المتطهّرون. ويتعزّز هذا الفهم باستثناء زوجة لوط، مع أنّها من أهله صهرًا؛ لأنّ عملها غير صالح. 4- القرآن أكّد أنّ ابن نوح ليس من أهله (قَالَ يَا نُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ)، أكّد أنّ زوجة لوط ليست من أهله؛ لأنّ عملها غير صالح (فَأَنجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلاَّ امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ). [الأعراف:83]. 5- قوله تعالى: (وَإِذْ نَجَّيْنَاكُم مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوَءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءكُمْ وَفِي ذَلِكُم بَلاءٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌ). [البقرة:49]، فصريح القرآن استخدم كلمة آل فرعون، مع أنّ فرعون ليس له أولاد وإنّما جنود وأتباع. والذي يؤكّد أن المقصود بآل فرعون أتباعه وجنوده بمنهجية تفسير القرآن بالقرآن قوله تعالى: (وَإِذْ فَرَقْنَا بِكُمُ الْبَحْرَ فَأَنجَيْنَاكُمْ وَأَغْرَقْنَا آلَ فِرْعَوْنَ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ). [البقرة:50]، والذين أغرقوا في البحر جنوده بمنهجيّة تفسير النّصّ بالنّصّ قوله تعالى: (فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ بِجُنُودِهِ فَغَشِيَهُم مِّنَ الْيَمِّ مَا غَشِيَهُمْ). [طه:78]، فهذه دلالة قطعيّة بأنّ آل فرعون هم جنوده وأتباعه. 6- قوله تعالى: (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا). [الأحزاب:41-43]، فهذه الآية وجّهت الخطاب بدلالة صريحة قطعيّة للمؤمنين بقوله تعالى: (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا)، ولم يتوجّه الخطاب القرآنيّ يا بني هاشم، وفي سياق (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا) جاء قوله تعالى: (هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ)، إذًا فالصلاة من الله والملائكة هي للمؤمنين وليست لبني هاشم، ويتعزّز هذا الفهم بقوله تعالى: (وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا)، ولم يرد في الآية، وكان الله ببني هاشم رحيمًا. 7- لو افترضنا أنّ المقصود بالآل السّلالة والعرق فإنّ معنى التّشهّد عندئذ سيصبح على النحو التّالي (اللهمّ صلّ على محمد وعلى آل محمد). آل محمد بنو هاشم برّهم وفاجرهم، وقولنا: (كما صلّيت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم) فإنّ آل إبراهيم هنا هم اليهود، وبهذا التّفسير العنصريّ لمعنى الآل سيكون معنى التّشهد أنّ المؤمنين قد خرجوا من هذا الدّعاء، وأنّهم يلهجون بالدّعاء لبني هاشم برّهم وفاجرهم، ولبني إسرائيل المغضوب عليهم، ومثل هذا الفهم يصادم ثوابت القرآن والسّنة.

Jumat, 04 Juni 2021

Bisyarah beda dengan gaji atau ujrah, tetapi keduanya haq untuk di berikan dan diterima

 Sering dengar umpatan "USTADZ BAYARAN"? 

dengar juga istilah BISYARAH?


Para ustadz yang menerima BISYARAH itu tidak menjadikan amal da'wah dan ibadahnya sebagai profesi. 

Berbeda dengan para ustadz yang mengharapkan UJRAH dari amal & da'wahnya.


Beda antara BISYARAH & UJRAH adalah :

BISYARAH itu Balasan budi yang tidak terikat dengan akad

Oleh sebab demikian seseorang yang berbuat sesuatu dengan niat membantu atau sengaja diminta bantuan oleh orang lain karena tradisi, apabila ia mendapatkan uang atau makanan dari orang yang dibantu maka itulah BISYARAH.

Contoh : tradisi membantu tetangga yang sedang mengadakan hajatan, membangun rumah baru, memimpin do'a,mengajari anak2 membaca Al-Qur'an seperti kebiasaan orang-orang dahulu yang menanamkan nilai2 keislaman kepada masyarakat. 

BISYARAH ini adalah balasan kebaikan dari amal kebaikan yang di sukai didalam agama.

Kedua belah pihak berhak memberi dan mengambil atau menerima.


BISYARAH yang satu ini mirip UJRAH tetapi tidak layak disebut UJRAH karena tidak sepadan, yaitu para guru honor, para pengajar madrasah pesantren diniyyah, yang mereka menerima UJRAH dibawah keumumannya.

Islam menganjurkan agar kita membayar UJRAH (gaji) sesuai dengan kerjanya

إن خير من استأجرت القوي الأمين

"Sesungguhnya sebaik baik orang yang kau pekerjaan (sewa/kontrak) adalah ia yang kuat lagi amanah"


Terlalu banyak guru yang bertanggung jawab dan menjaga amanah kerja,mereka gunakan waktunya, tenaganya, pikirannya, ongkosnya, untuk mendidik dan mengajar para muridnya setiap hari dan tepat waktu dikarenakan ia telah disewa atau dipekerjakan jiwa dan raganya dan melaksanakan tugas sesuai aturan dalam aqad profesi. 

Namun UJRAH yang ia dapatkan dibawah standar gaji pada umumnya dan tidak sebanding, walau demikian, mereka berusaha untuk menerima UJRAH yang tak layak disebut UJRAH ini maka selayaknya ia disebut BISYARAH bil 'aqdi. 


Abu dzar pernah bertanya kepada rasulullah saw.

Yaa rasulullah, mengapa engkau tidak mempekerjakanku dalam urusan wilayah/imarah (kepemimpinan)?

Jawab rasulullah : kamu itu lemah, sesungguhnya imarah itu berat,kecuali bagi orang yang berhak menempati posisinya. 


UJRAH adalah gaji/upah. 

Sebagaimana ayat Al-Qur'an diatas, UJRAH adalah gaji yang wajib dibayarkan kepada pekerja yang disewa/dikontrak waktunya, pikirannya, tenaganya, keahliannya.

الأجرة بقدر العمل

"upah/gaji itu menyesuaikan pekerjaannya"


Demikian itu agar tercipta rasa keadilan, saling menguntungkan dan tidak menzhalimi.


Orang yang mengambil ujrah umumnya adalah orang yang memanfaatkan dirinya dan skillnya sebagai profesi.

Dan pihak yang memberikan ujrah adalah orang yang sengaja mempekerjakan dan memberikan tanggung jawab kepadanya.


لعل الصواب

Minggu, 16 Mei 2021

Lupa takbir dan masbuq didalam shalat id

 Imam lupa takbir zawaid terutama pada rakaat kedua shalat id, sehingga surat al-fatihah berjalan.

Bagaimana seharusnya?

Tidak perlu kembali melakukan takbir karena tidak pada tempatnya melakukan takbir setelah qiraah. Ini pendapat yang Shahih Menurut syafi'iyyah dan hanabilah.

Namun apabila imam mengulangi takbir zawaid setelah selesai baca surat Al-fatihah maka iapun harus/wajib mengulangi bacaan surat al-fatihah.

Yang ini cukup membuat ma'mum muter pikirannya apabila dilakukan. 

مَن نَسيَ تكبيراتِ العيدِ الزَّوائدَ حتى شَرَعَ في قِراءةِ الفاتحةِ، فإنَّها تكونُ قد فاتتْ، ولا يُعيدُها، وهذا مذهبُ الشافعيَّة على الصَّحيحِ  (41) ، والحَنابِلَةِ  (42) ، وبه قال الحسنُ بنُ زيادٍ اللؤلؤيُّ صاحبُ أبي حنيفة  (43) ، واختاره ابنُ باز  (44) وابنُ عُثيمين  (45) .

وذلك للآتي:

أولًا: أنَّها سُنَّةٌ فات محلُّها، ومحلُّها عقبَ تكبيرةِ الإحرامِ قبلَ القِراءةِ  (46) .

ثانيًا: أنَّه إنْ أتى بالتكبيراتِ ثم عادَ إلى القِراءةِ، فقدْ ألْغَى القراءةَ الأولى، وهي فرضٌ يصحُّ أن يُعتدَّ به، وإنْ لم يَعُدْ إلى القراءةِ، فقدْ حصَلَتِ التكبيراتُ في غيرِ محلِّها  (47) .

Berikutnya, perlukah sujud sahwi karena lupa takbir zawaid shalat id?

Tidak perlu. Ini adalah pendapat syafi'iyyah, hanabilah dan malikiyah. Karena takbir zawaid seperti halnya bacaan ta'awudz dan doa istiftah yang tidak perlu sujud sahwi apabila tertinggal/terlupakan. 

الفرع السَّابِعُ: حُكمُ سُجودِ السَّهوِ لِمَن نسِيَ التكبيراتِ الزَّوائدَ

لا يَسجُدُ للسهوِ لتَرْكِ التكبيراتِ الزوائدِ في صلاةِ العِيدينِ، سواءٌ ترَكها عمدًا أو سهوًا، وهذا مذهبُ الشافعيَّة  (48) ، والحَنابِلَة  (49) ، وقولٌ للمالكيَّة  (50) ؛ وذلك لأنَّها كالتعوُّذِ ودُعاءِ الاستفتاحِ، ولا يُسجَدُ للسهوِ بتَرْكِها  (51)

 .

Ma'mum masbuq pada takbir zawaid didalam shalat id, 

Cukup ia melakukan takbir bersama imam seberapa ia dapat tanpa menambahkan kekurangannya :

الفرع الثامن: قضاءُ المسبوقِ للتكبيراتِ الزَّوائدِ في صلاةِ العِيدينِ

المسبوقُ  (52) يُكبِّرُ فيما أَدركَه من التَّكبيراتِ الزوائدِ مع الإمامِ، ويَسقُطُ عنه ما فاتَه ولا يَقضِيه، وهذا مذهبُ الشافعيَّة  (53) ، والحَنابِلَة  (54) ، واختارَه ابنُ عُثيمين  (55) ، وبه أفتتِ اللَّجنة الدَّائمة

Palestina wajib dibela, tapi bagaimana dengan cara hamas?

 Saya perhatikan semua membela kemerdekaan Palestina.

Hanya

Diskusi mengarah pada lain persoalan, diantaranya adalah menilai langkah perlawanan hamas, sebutan Israel dan yahudi,  eksistensi negara Israel dan campur tangan Syi'ah. 


Ini nyata.

Banyak orang dari berbagai kalangan yang menilai hamas itu NASYRUL FAWDH WAL IRHAB (menyebarkan kekacauan dan teror).


Kalau saya sendiri menyebutkan perlawanan atas kesewenangan Israel di kawasan Yerusalem Timur itu perlu perhitungan yang benar agar tidak menambahkan kekacauan yang besar. Hamas bukan teroris seperti yang di katakan oleh beberapa orang.

Selain Hamas ada JIHAD ISLAM dengan sayap militernya bernama SARAYA AL-QUDS.

Saraya Al-Quds ini Sunni tetapi gerakan kemiliterannya belajar dari Syi'ah hizbullah dan mendapat bantuan dari iran,alasan mengapa paramilitary Sunni Palestina itu mendapat sokongan dari Iran bukan dari negara2 Arab dikarenakan negara2 Arab modern pro solusi damai. Berbeda dengan Iran yang memilih revolusi Syi'ah dengan adu militer. Disini ada pertemuan misi tumpas Israel dengan cara militer antara Iran-hizbullah dan paramilitary palestina. Sekaligus ini adalah cara licik Iran atau Syi'ah yang mendorong militan sunni  Palestina untuk terus berkonflik sementara Iran duduk duduk.


Namun kabar menyebutkan Iran menghentikan bantuannya kepada jihad al-Islami dikarenakan jihad al-Islami atau Saraya Al-Quds netral terhadap syiah houtsi pemberontak Yaman.

Itulah sebabnya negara2 Arab yang modern tidak simpati pada paramilitary hamas dan jihad Islami Palestina bahkan sampai ada yang terang terangan menilai langkah kedua militansi itu sebagai bentuk teror.


Kembali ke hamas. 

Kalau saya lihat, serangan2 Israel ltu dilancarkan ke kawasan Gaza yang menjadi basis perlawanan. 

Kemampuan yang tidak seimbang seharusnya dapat ditahan.

Jangankan hanya brigade al-qasam, negara2 muslim yang telah maju dan canggih peralatan perangnya saja masih menahan amarahnya karena ada perhitungan strategi dan atau memilih jalan lain agar tidak memperburuk situasi.

Ummat islam telah mengikuti Romawi melenyapkan model imperium dan bersedia duduk di satu ruang diskusi Perserikatan antara bangsa / PBB menjadi negara modern.

Oleh sebab itu, jika konfrontasi militer dipilih oleh negara2 muslim yang telah menjadi bagian anggota dalam rangka memerangi Israel tanpa melihat fakta dilapangan maka kebijakan militer negara2 muslim akan menularkan perang, dunia berperang antara pro dan kontra terhadap eksistensi negara israel.

Ini menyulitkan karena muslimin telah loyal dibawah kepemimpinan kafirin. Belum lagi selesai perang saudara. Berat masalah ummat nabi terakhir itu wahai saudara.. 


Karena perlawanan Hamas yg menambah penderitaan maka muncul seruan agar masyarakat Palestina meninggalkan tanahnya.

Seruan ini tidak sepenuhnya salah juga tidak sepenuhnya benar. Ini depresi akibat puluhan tahun salah strategi yang menciptakan kekacauannya sendiri.


Sebab demikian, pemerintah negara2 Arab Sunni dan non Arab enggan menjual senjata ke hamas dan satu lagi kepada jihad Islami Palestina.


Masalah Palestina dan kedegilan israel memang PR paling besar dan panjang yang harus dikerjakan dengan sabar teliti mencari solusi terbaik dan penuh pertimbangan dan perhitungan.

Jumat, 07 Mei 2021

Nabi mengkafirkan ummatnya, apa maksudnya.

 Dibilang kafir.... Neraka...

Jangan menyalahkan yg bilang dulu.


Nih saya kasih maksudnya


Kalau ada yg mengkafirkan anda itu bukan mengkafirkan secara total dan mutlaq. 


Nabi sering tegas mengatakan kafir dan neraka kepada ummatnya.


Ucapan kafir dan neraka itu

Hanya peringatan dan ancaman agar tidak mengikuti kekufuran orang kafir. Agar muslim menjaga ucapannya dan perbuatannya dari kekufuran, ini tentang sifat bukan dzat. 


Nabi bilang, siapa yang tidak melakukan shalat witir maka dia tidak termasuk golonganku,siapa yang tidak menganut sunnahku maka dia bukan bagian golonganku.

Siapa yang sengaja meninggalkan shalat jum'at 3x berturut-turut maka ia kafir.

PADAHAL MEREKA SEMUA ITU MUSLIM tapi di kafirkan di nerakakan tak diakui sebagai golongan nabi. 


Saya kadang bilang setan kepada anak2 bahkan pada diri saya sendiri.

Sampeyan artikan apa?

Apa iya setan beneran.

Ini TANBIH mengingatkan dan menyadarkan. 


Anda2 perlu longgarkan pikiran baik anda yang mengucapkan seperti ucapan rasulullah maupun anda yang kena sasaran ucapan.


ITULAH YANG DISEBUT TAHDID/TAKHWIF, INDZAR

HANYA UCAPAN ANCAMAN & PERINGATAN tidak LEBIH DARI ITU.

Selasa, 16 Februari 2021

Surga untuk orang-orang yang beriman lembut atau tegas

 Perkiraanmu tidak pasti benarnya.
Seseorang yang keras dan kasar bicaranya atas kezhaliman pemerintah atau seluruh bentuk kepemimpinan karena sudah sangat sakit hatinya menyentuh isi kepalanya dan mengalir sampai lisan, perhatiannya kepada agama dan ummat sangat tinggi.

Anda sangka dia buruk,dia anjing neraka.
Anda salah sangka.

Surga pula bukan hanya tempat bagi orang2 yg menyendiri,sibuk dzikir,berhalaqah,belajar thaharah dan kaifiyah2 ibadah yang hanya furu.
Mementingkan diri
Tidak konsen dan tidak terlalu memiliki attensi pada perkara ummat.

Keras dan kalem bagi orang yang beriman kepada Allah, peduli ummat, menolong agamanya adalah surga balasannya.

Belajarlah kita menghargai multidimensional dan karakter ulama,ustadz,shalihin', amilin.

Vonismu terlalu jauh.
Vonis surga neraka bagi penda'wah dan penyampai risalah adala basyiran wa nadziran (hiburan dan peringatan), bukan vonis kepastian.
Jangan jadi Tuhan kalau bukan tuhan.

Kenalilah kelompok Islam yang berbeda

Sebelum anda percaya salafi bicara tentang lobang2 tikus syi'ah yang jadi pintu masuknya kedalam organisasi besar.
Saya tidak ragukan bicaranya salafi.
Karena itu anda sebut saya sudah jadi salafi.

Ketika anda belum mengenal pemikiran2 dan kritikan2 excellent dari HIZBUT TAHRIR, saya tidak ragu da'wah ideologinya.
Karena itu anda katakan saya sudah jadi HTI.

Ketika engkau masih dengar PKs adalah eksklusif varian salafi/wahabi bukan NU, di sponsori kaum kafir, dsb.
Saya tidak pernah sinis. Karenanya anda sebut saya jadi PKs.

Ketika itu santer pergunjingan perihal Muhammadiyah shalat tanpa wudhu,hobi ibadah yang ringan,malas dzikir,tak bermadzhab.
Saya sudah yaqin Muhammadiyah itu paling pintar.
Dan anda katakan saya jadi Muhammadiyah.

Terimakasih kepada para kyai dan guru ngajiku yang ndeso,panjenengan adalah orang-orang yang nerimo sabar dan ikhlas.
Luar biasa.

Rabu, 10 Februari 2021

Ummat islam haram menikah dengan orang non muslim adalah haram ma'nawi karena illat aqidah.

 Dunia semakin campur aduk.
Sampai pernikahan beda agama marak.
Saya sependapat dilarangnya nikah beda agama karena ada beberapa dalil yang tegas, tetapi saya memiliki pandangan yang berbeda.

Dari Mesir, ada perbedaan pendapat antara Dr. Aminah nashir vs para ulama ifta'.

Aminah nashir membolehkan wanita muslimah dinikahi lelaki bukan islam.
Sedangkan ulama ifta' melarangnya sebagaimana pendapat para ulama salaf berdasarkan ayat2 larangan.
وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّى يُؤْمِنُوا وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُولَئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ وَيُبَيِّنُ آَيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ} [البقرة:221

"... Sungguh lelaki budak yang mu'min itu lebih baik daripada lelaki musyrik walau ia menarik.."

لا هن حل لهم ولا هم يحلون لهن
"wanita muslimah tidak halal bagi mereka dan lelaki musyrik tidak halal mereka (muslimah)".

Ayat ini juga melarang pernikahan pria muslim dengan wanita musyrik ahli kitab.

Larangan pria muslim menikahi wanita musyrik juga terdapat pada ayat lanjutan dalil nash yang atas " ولأمة مؤمنة خير من مشاركة ولو أعجبتكم"
" sungguh budak wanita mu'minah itu lebih baik daripada musyrikah walau ia menarik olehmu".

Saya sefaham dengan Dr. Aminah nashir pada poin2 persepsi falsafahnya tetapi membolehkan dengan sangat longgar saya tidak sepakat.tetapi mungkin maksudnya sama.
Menurutnya keharaman itu hanya ta'lil alasan aqidah yang bisa merusak mata rantai anak turunnya,dia menambahkan anak2 dari perkawinan beda agama itu semestinya ikut agama bapaknya.

Didalam ilmu ushul fiqh, haram itu ada hissi dan ada ma'nawi.

Islam melarang ummat dari fawahisy wal munkarat baik zhahirnya dan bathinnya.
Fahsya wal munkar zhahir inilah yang disebut HISSI seperti minuman keras, judi,memukul, membunuh,dst.
Adapun fahsya wal munkar bathin itu disebut HARAM MA'NAWI seperti dusta,khianat,membangkang, dll.

Jika kita perhatikan turunnya ayat larangan nikah dengan kafir/kafirah atau musyrik adalah seperti yang disebut didalam ayat teratas.
أولئك يدعون إلى النار والله يدعوا إلى الجنة والمغفرة
"mereka (lelaki musyrik) mengajak ke neraka dan Allah menyeru ke surga dan ampunan".
Ayat ini menjadi argumen alasan terlarangnya yakni HARAM MA'NAWI.
Setelah itu Rasulullah memisahkan putrinya yaitu ZAINAB dari suaminya yang musyrik bernama Abu al-ash.
Yang mana Suami zainab yang menjadi menantu rasulullah itu pernah ikut berperang melawan pasukan muslim.
Karena itu muncul ayat larangan padahal sebelumnya tidak pernah terlarang.

Sejatinya,manusia memang harus menikah dengan manusia asal bukan menikah dengan yang masih mahram walau seagama.

Ketahuilah, bahwa haram ma'nawi dalam pernikahan dengan kafir/kafirah ini apabila terlanjur dilakukannya maka tidak dihukumi zina.
Tetapi LARANGANNYA TEGAS.

*Nur s

info salamtime

SIAPAKAH AHLUS-SUNNAH WAL-JAMA'AH ?

Benarkah AHLUS-SUNNAH WAL-JAMA'AH itu asy'ariyyah?  Saya akan jawab persoalan yang terus menipu orang online maupun orang offline...